Sony Tertibkan PlayStation Store dengan Menghapus 1.000+ Game Shovelware
Sony dilaporkan mulai mengambil langkah tegas untuk merapikan PlayStation Store dengan menghapus lebih dari 1.000 gim shovelware buatan penerbit ThiGames. Penghapusan ini berlaku di seluruh wilayah dan memicu spekulasi bahwa Sony tengah memperketat proses kurasi konten di platform distribusi digitalnya.
ThiGames sebelumnya dikenal sebagai salah satu penerbit
paling produktif di ekosistem PlayStation. Ratusan hingga ribuan gim mereka
tersedia untuk PS4 dan PS5. Namun, sebagian besar judul tersebut dinilai
memiliki kualitas rendah karena menggunakan konsep yang sama dan hanya
dibedakan dari sisi judul serta tampilan visual.
Sejumlah contoh gim yang dipublikasikan ThiGames antara lain
The Jumping Burrito, The Jumping Pizza, hingga The Jumping
Taco. Gim-gim tersebut dikenal sebagai shovelware, istilah untuk produk
yang diproduksi massal dengan usaha minim dan kualitas yang dipertanyakan.
Berdasarkan penelusuran di laman resmi ThiGames serta
PlayStation Store, seluruh gim buatan penerbit tersebut kini sudah tidak lagi
tersedia untuk dibeli. Penghapusan massal ini dilaporkan mulai terjadi sejak
beberapa hari terakhir dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Meski langkah ini cukup signifikan, Sony maupun ThiGames
belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan di balik penghapusan
ribuan gim tersebut. Media gim Push Square menyebut telah menghubungi kedua
pihak untuk meminta klarifikasi dan akan memperbarui informasi jika ada
tanggapan lanjutan.
Selama ini, praktik membanjiri PlayStation Store dengan gim
shovelware memang menjadi model bisnis bagi sebagian pengembang. Gim-gim
semacam ini biasanya menawarkan Trophy Platinum yang sangat mudah didapat,
bahkan dapat diklaim berulang kali di PS4, PS5, serta berbagai wilayah akun
PlayStation.
Dalam beberapa kasus, satu judul shovelware bahkan
memungkinkan pemain memperoleh hingga enam Trophy Platinum sekaligus. Hal ini
membuat gim-gim tersebut diminati sebagian pemain yang ingin menaikkan jumlah
trofi dengan cepat, meski kualitas permainannya minim.
Menariknya, meski gim-gim ThiGames sudah dihapus dari
etalase PlayStation Store, data Trophy dari judul-judul tersebut masih
tercatat di server PlayStation. Artinya, pemain yang telah membeli gim
tersebut sebelumnya tetap mempertahankan seluruh pencapaian yang telah diraih.
Langkah Sony ini memunculkan dugaan bahwa perusahaan mulai
serius membersihkan PlayStation Store dari konten berkualitas rendah. Walau
hingga saat ini PS Store masih dipenuhi berbagai gim shovelware, penghapusan
ribuan judul milik ThiGames setidaknya menjadi sinyal awal adanya perubahan
kebijakan.
Apakah kebijakan ini akan diperluas ke penerbit lain dengan
praktik serupa masih belum diketahui. Namun untuk sementara, PlayStation Store
dinilai tampak sedikit lebih tertata dibanding sebelumnya, seiring upaya Sony
menjaga kualitas ekosistem gim di platformnya.

Comments
Post a Comment